PHINISI

-Wood as the main materialin building Pinisi schooners
DSCF0316
-Pinisi schooners are in a stage of construction at Bira traditional dockyard, Bulukumba, Indonesia
-Simple equipment used to build Pinisi schooners
The Land of The Pinisi Schooners_003
DSCF0247
Seorang pekerja mengerjakan pembuatan  kapal Pinisi di Galangan Kapal Tradisoinal Bira, Bulukumba, Sulsel, 12 Desember 2014. Para ahli kapal ini lebih mengandalkan intuisi dan talenta warisan leluhur dalam mereka-reka bentuk kapal, Mereka juga tidak memerlukan cetak biru gambar konstruksi kapal dan perhitungan matematis rumit seperti halnya pengerjaan kapal-kapal modern.
DSCF0452
A number of men are ready to continue building the Pinisi schooners at Bira traditional dockyard, Bulukumba, Indonesia
Dua pekerja saat  di Galangan Kapal Tradisonal Bonto Bahari, Bulukumba, Sulsel, 12 Desember 2014.
DSCF0252
A Worker ready to continue building the Pinisi schooners at Bira traditional dockyard, Bulukumba, Indonesia
The Land of The Pinisi Schooners_006
A number of men are ready to continue building the Pinisi schooners at Bira traditional dockyard, Bulukumba, Indonesia
Sejumlah pekerja  menggunakan katrol derek untuk menarik kapal kayu yang selesai dikerjakan di Galangan di Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba, Minggu (14/12). Untuk meluncurkan kapal kayu atau pinisi yang telah selesai dibuat dibutuhkan waktu antara satu minggu  hingga satu bulan bulan, bergantung ukuran kapal kayu atau pinisi, kondisi cuaca, dan jumlah pekerja yang menarik . TEMPO/Hariandi Hafid 20141214
Seorang ABK merapikan layar kapal Pinisi  Pusaka Indonesia saat berlayar di Perairan Selat Makassar, 6/9/2016.
Seorang ABK duduk di haluan kapal Pinisi Pusaka Indonesia saat berlayar di Perairan Selat Makassar, 29/9/2016.
Kapal Pinisi  Pusaka Indoneisa saat berlayar di Perairan Selat Makassar, 6/9/2016.